Skip to main content

Wonderwall | Oasis




Download

I
Today is gonna be the day
Ini adalah harinya

That they're gonna throw it back toyou
Saat mereka kan melemparkannya kembali padamu

By now you should've somehow
Saat ini harusnya kau sudah

Realized what you gotta do
Sadari apa yang harus kau lakukan

I don't believe that anybody
Aku tak percaya ada orang lain yang

Feels the way I do about you now
Merasakan seperti yang kurasa terhadapmu saat ini


Backbeat, the word was on the street
Alunan irama, sudah tersebar luas

That the fire in your heart is out
Bahwa bara di hatimu telah padam

I'm sure you've heard it all before
Aku yakin kau tlah mendengarnya

But you never really had a doubt
Tapi kau tak pernah benar-benar ragu

I don't believe that anybody
Aku tak percaya bahwa ada orang lain yang

Feels the way I do about you now
Merasakan seperti yang kurasa terhadapmu saat ini


III
And all the roads we have to walk are winding
Dan semua jalan yang harus kita lalui memang berliku

And all the lights that lead us there are blinding

Dan semua lampu yang memandu kita ke sana memang membutakan

There are many things that I would like to say to you

Banyak hal yang ingin kukatakan padamu

But I don't know how
Tapi aku tak tahu caranya


CHORUS
Because maybe
Karena mungkin saja

You're gonna be the one that saves me
Kau kan jadi penyelamatku

And after all
Dan bagaimanapun

You're my wonderwall
Kau adalah wonderwall-ku (orang yang selalu terpikir olehku)

Back to I, III

CHORUS (2x)

I said maybe
Kubilang mungkin saja

You're gonna be the one that saves me
Kau kan jadi penyelamatku

You're gonna be the one that saves me
Kau kan jadi penyelamatku

You're gonna be the one that saves me
Kau kan jadi penyelamatku

Comments

Popular posts from this blog

Marxisme dan Sosialisme Ala Indonesia

Oleh: Ibnu Parna Semenjak tanggal 5 Juli 1959 kaum pekerja Indonesia berhadapan dengan apa yang disebut “sosialisme ala Indonesia”. Tanggal 5 Juli tersebut orang dibawa kembali ke Undang-undang Dasar 1945 dan dalam rangkaian dekrit Presiden kembali ke Undang-undang Dasar 1945 ini ditetapkan Pidato Presiden pada tanggal 17 Agustus 1959, pidato mana telah diperinci menjadi Manifesto Politik Republik Indonesia yang mengandung persoalan-persoalan pokok dan program umum revolusi Indonesia. Manifesto ini disusun menurut cara berpikir dan keyakinan Presiden Soekarno yang kemudian disahkan oleh Kabinet Kerja yang dipimpin langsung oleh Presiden Soekarno itu sebagai haluan negara. Menurut Undang-undang Dasar 1945 haluan negara ditentukan oleh MPR. Bila MPR ini sudah dibentuk, dengan sendirinya mengenai haluan negara ini akan diadakan pembicaraan secara khusus. Sementara Manifesto Politik pemerintah Soekarno dinyatakan berlaku sebagai haluan negara. Pada hari Pahlawan tahun 1959 Pres...

Politik Kelas Buruh (Bagian I)

Banyak orang yang berpendapat bahwa kelas buruh tidak akan pernah sanggup membebaskan dirinya sendiri, tak mungkin buruh mampu membangun partai sebagai alat perjuangan politiknya. Meraka   menganggap buruh buta politik, buruh tak cukup banyak waktu belajar politik. Maka orang-orang seperti itu, ingin menyatakan bahwa buruh tak perlu berpolitik. Maka kelas buruh dipaksa supaya menyerahkan perjuangan politiknya dibawah kepemimpinan kaum intelektual borjuis. Pandangan kelas borjuis tersebut secara tidak langsung telah menunjukan ketakutan yang luar biasa terhadap kekuatan perjuangan politik kelas buruh. Kaum buruh sudah terlalu lama “dinina-bobokan” oleh mitos-mitos ratu adil kelas borjuis. Kelas borjuis menyekat perjuangan ekonomi dan politik kelas buruh tidak lain bertujuan untuk melanggengkan sistem perbudakan modern (kapitalisme). Namun, kelas buruh semakin sadar seiring penghisapan dan parodi kebohongan dari kelas borjuasi. Memang pada awalnya kesadaran dan perjuangan bur...

SANGKUT PAUT ANTARA SAREKAT BURUH DAN VAKSENTRAL SERTA SEBALIKNYA | IBNU PARNA*

                       I.         JAMINAN ARAH SAREKAT BURUH HARUS ADA. 1.     Pengggerutuan dikalangan Buruh merata. Pengggerutuan tersebut kian hari kian meningkat. Dalam jumlah penggerutuan Buruh ini terpendam kekuatan Revolusioner ke arah masyarakat baru. Ihctiar untuk menyalurkan penggerutuan Buruh tersebut hingga dapat diperoleh kekuatan Revolusioner itu perlu di jalankan. Sebagai langkah pertama, Buruh yang banyak menggerutu itu perlu dihimpun dalam suatu organisasi yang banyak dikenal sebagai Sarekat Buruh. Demikianlah dimana-mana tumbuh Sarekat-Sarekat Buruh sebagai jamur di musim hujan. 2.     Sudahlah diketahui, bahwa Sarekat-sarekat Buruh dibangun bukanlah sebagai tujuan, melainkan semata-mata sebagai salah satu alat penggali kekuatan Revolusioner kearah masyarakat baru. Begitulah soalnya bukan hanya asal membangun Sarekat-sareka tB...